JEMBER, Satunurani.com – Rabu, (30/3/2022). Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Muhammad Hatta mengapresiasi inovasi yang dikakukan oleh kelompok tani di Desa Wonosari, Kec. Puger, Kab. Jember.
“Kami mengapresiasi inovasi dari petani kita yang mengolah akar bambu menjadi pupuk organik, hal ini sudah sejalan dengan program Kementerian Pertanian yang mengharapkan petani bisa memproduksi pupuknya sendiri sehingga petani kita tidak lagi bergantung pupuk subsidi, di samping itu pendapatan petani juga bisa bertambah dari hasil produksi pupuk organik tersebut,” imbuhnya.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua HKTI Kab. Jember, M. Holil Asyari, bahwa 3 kelompok tani yaitu Suka Makmur, Setia Budi 12 dan Budi Luhur, mengolah akar bambu dengan bahan organik lainnya menjadi pupuk organik yang mereka sebut “Agen Hayati”.
Pupuk ini telah digunakan oleh petani setempat dan juga telah diuji lab yang mana hasilnya sangat memuaskan.

HKTI Kab. Jember terus memotivasi para petani untuk terus berinovasi agar dapat meningkatkan produksi pertanian tanpa tergantung dengan subsidi dari Pemerintah, tentu untuk terus dapat mensejahterakan para petani. (Ancha)